https://www.mand-ycmm.org/index.php/jpmm/issue/feedJurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)2026-06-19T05:15:41+00:00Sholihul Abidincendikiamuliamandiri@gmail.comOpen Journal Systems<p><span class="Apple-style-span"><strong>JPMM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri </strong>merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Mandiri. Menerbitkan artikel kegiatan pengabdian pada masyarakat pada bidang Pendidikan, Sosial, Ekonomi dan Bisnis, Pengembangan SDM, Teknologi, Teknik, Bahasa, Agama, Kesehatan dan Olahraga. <br /></span><br /><strong>E - ISSN : 2964-2795<br />Prefix DOI : 10.556442<br /></strong><strong>Editor Jurnal <span class="Apple-style-span">Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)</span><br />Jumlah Terbitan 2 kali dalam 1 Tahun<br /></strong><strong>Waktu Terbit : DESEMBER & JUNI<br /></strong></p>https://www.mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1241Pengembangan Biopestisida Asap Cair Berbasis Limbah Sabut Kelapa melalui Pendekatan Kewirausahaan Agribisnis: Studi Kelayakan Usaha di Kabupaten Bondowoso2026-04-01T15:00:43+00:00Afia Zakir Maulidaafzkrmld@gmail.comAkbar Maulana Firmansyahakbar_mf@polije.ac.id<p><em>This community service activity aimed to develop a liquid biopesticide product derived from coconut coir waste and to assess its business feasibility through an agribusiness entrepreneurship approach. The program was conducted at P4S Bintang Tani Sejahtera, Bondowoso Regency, during a field internship period using participatory methods, including observation, hands-on practice, interviews, and literature review. The production process employed pyrolysis technology to produce liquid smoke grade 3, which was applied as an environmentally friendly biopesticide. The results indicated that the product is technically feasible for pest control in crops. Business feasibility analysis showed an R/C ratio of 1.25, a return on investment (ROI) of 2.09%, and a break-even point (BEP) below the actual production capacity, indicating that the business is financially viable. Furthermore, this activity demonstrated that coconut coir waste supports circular economy principles while increasing the added value of coconut commodities. Therefore, the program not only produced an innovative product but also provided empirical justification for waste-based agribusiness development.</em></p>2026-06-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)https://www.mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1310Pemasaran Syariah Produk Kreatif Santri Dalam Mencapai Kemandirian Ekonomi 2026-06-08T03:07:14+00:00R.Mohd Zam Zamidosen13868@unpam.ac.idKhotimatus Sadiyahdosen02232@unpam.ac.idWiwik Hasbiyahdosen00968@unpam.ac.id<p>Kegiatan santripreuner sebagai wadah para santri dalam belajar berwirausaha dan menjadi penggerak ekonomi jika didukung dengan strategi pemasaran yang tepat. Pengemasan produk yang sederhana dan kurang menarik, Tidak adanya sertifikasi label halal produk, Jangkauan pasar digital yang masih rendah, serta kurangnya literasi ekonomi syariah menjadi masalah utama dalam pemasaran produk santri di yayasan Al-Kamilah. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat oleh tim dosen ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan serta memberdayakan dan meningkatkan kemandirian ekonomi melalui penerapan strategi pemasaran syariah yang tepat pada produk kreatif santri. Pengabdian dilaksanakan di bulan April 2026 oleh tim dosen Prodi Akuntansi Universitas Pamulang dengan melibatkan 25 peserta di yayasan Al-Kamilah Depok Jawa Barat. Metode pengabdian dengan wawancara, penyuluhan dan pendampingan guna mengembangkan SDM melalui rangkaian kegiatan yang terencana. Hasil Pengabdian masyarakat yang telah dilakukan menunjukan strategi pemasaran syariah dapat dijalankan dengan baik melalui penerapan akad-akad syariah dalam transaksi perdagangan untuk membangun kepercayaan konsumen, inovasi produk melalui pembuatan logo pada produk kreatif keripik pisang kepok Al-Kamilah, Digital santripreuner melalui pemanfatan teknologi digital baik sebagai wadah promosi maupun jangkauan pasar yang lebih luas, keikutsertaan dalam pelatihan kewirausahaan, Data base pelanggan atau pembeli guna perbaikan (testimoni) dan pemasaran lanjutan.</p>2026-06-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)https://www.mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1313Mengoptimalkan E-Commerce untuk Pertumbuhan UMKM Lokal2026-06-11T12:45:23+00:00Selvyselvyselvytuti@Gmail.comErlina Marito Panjaitanerlinapanjaitan2002@gmail.comMaikel Syahputraerlinapanjaitan2002@gmail.comWilliam Teofilus Hiaerlinapanjaitan2002@gmail.com<p>Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam struktur ekonomi nasional, namun sering menghadapi tantangan signifikan seperti rendahnya literasi digital dan persaingan algoritma yang ketat di era digital. Kegiatan Pengabdian Masyarakat Mahasiswa (PMKM) ini bertujuan untuk meneliti dan menerapkan strategi optimasi e-commerce untuk meningkatkan volume penjualan dan daya saing UMKM lokal di Desa Pengasinan. Metode pelaksanaannya dirancang secara sistematis melalui tiga tahap utama: transfer pengetahuan (presentasi materi ekosistem digital dan SEO sederhana), pendampingan intensif satu lawan satu (onboarding toko di platform Shopee dan Tokopedia), dan lokakarya evaluasi kinerja toko berbasis analisis data. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 17 Mei 2026, di Desa Pengasinan dengan partisipasi aktif masyarakat dan pengurus kelurahan setempat. Hasil program menunjukkan dampak positif yang signifikan: pemahaman peserta tentang fitur komersial dan strategi navigasi platform meningkat sebesar 85%. Selain itu, 90% aktor berhasil membuka toko resmi dengan visualisasi produk yang terstandarisasi, yang berkontribusi pada pertumbuhan rata-rata volume transaksi aktual mitra sebesar 25% hingga 40% setelah empat minggu beroperasi. Diskusi berbasis solusi dan sesi refleksi mandiri juga berhasil mengatasi tantangan psikologis dan memicu komitmen jangka panjang di kalangan warga untuk mengelola bisnis digital mereka secara mandiri. Kesimpulannya, mikroskopi platform digital melalui metode interaktif telah terbukti efektif dalam mempercepat kesiapan digital UMKM pedesaan untuk mendukung penguatan ekonomi nasional.</p>2026-06-11T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)https://www.mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1315Pengembangan SIAPIK dalam Efisiensi Laporan Keuangan2026-06-12T00:19:02+00:00Alfi’ah Difa Alama’Udaharifatunsyahfitri@icloud.comArifatun Syahfitriarifatunsyahfitri@icloud.comSalsa Adelia Shofiarifatunsyahfitri@icloud.comTubagus Abid Mangkuprawiraarifatunsyahfitri@icloud.comIntan Rahma Sariarifatunsyahfitri@icloud.com<p>Kegiatan Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat (PMKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa/i SMK kelas XI Akuntansi mengenai pemanfaatan SIAPIK sebagai sarana pencatatan dan penyusunan laporan keuangan UMKM yang lebih efisien. Menurut Bank Indonesia, SIAPIK merupakan aplikasi pencatatan informasi keuangan yang dirancang untuk membantu pelaku UMKM melakukan pembukuan secara sederhana, terstruktur, dan digital sehingga laporan keuangan dapat disusun lebih cepat dan akurat. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya UMKM yang belum melakukan pencatatan keuangan secara tertib, sehingga kesulitan mengetahui laba, arus kas, dan perkembangan usaha. Melalui penyuluhan kepada siswa/i SMK, peserta dibekali pengetahuan mengenai pentingnya laporan keuangan bagi UMKM, manfaat digitalisasi pencatatan, serta praktik dasar penggunaan SIAPIK sebagai alat bantu akuntansi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan tatap muka, pemaparan materi, diskusi interaktif, simulasi sederhana, kuis dalam bentuk game, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa/i lebih memahami peran SIAPIK dalam meningkatkan efisiensi pencatatan dan pelaporan keuangan UMKM, serta memiliki minat untuk membantu masyarakat sekitar dalam menerapkan pencatatan keuangan yang lebih baik. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan literasi keuangan sejak dini dan membentuk generasi muda yang peduli terhadap pengelolaan keuangan usaha kecil. </p>2026-06-11T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)https://www.mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1317Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Teknologi Dalam Pencatatan Keuangan Sederhana2026-06-12T04:31:46+00:00Puan Maharanipuanm321@gmail.comSiti Ainun Mardiyahainnmrdyh@gmail.comIra Melianairameliana3@gmail.comMercy Veliyanamercyveliyana@gmail.comIntan Rahma Saridosen02419@unpam.ac.id<p>Pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola aspek ekonomi, khususnya pencatatan keuangan sederhana. Masih banyak pelaku usaha kecil maupun masyarakat umum yang belum menerapkan pencatatan keuangan secara teratur karena keterbatasan pengetahuan serta kurangnya pemahaman terhadap penggunaan teknologi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pencatatan keuangan sederhana dengan memanfaatkan teknologi digital.</p> <p>Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan penggunaan aplikasi atau media digital dalam pencatatan keuangan. Melalui pemanfaatan teknologi, masyarakat dapat melakukan pencatatan pemasukan, pengeluaran, serta pengelolaan keuangan secara lebih mudah, efektif, dan efisien. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pencatatan keuangan dan membantu menciptakan pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur. Dengan demikian, penggunaan teknologi dalam pencatatan keuangan sederhana diharapkan dapat mendukung peningkatan kemampuan ekonomi dan kemandirian masyarakat.</p>2026-06-11T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)https://www.mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1319Tax gen z: Program Edukasi Pajak Pintar bagi Generasi Z dalam Meningkatkan Literasi dan Kesadaran Perpajakan untuk Mendukung Indonesia Cemerlang2026-06-12T11:32:45+00:00Fahzan Aqila Haya RFahzanrendri21@gmail.comKanabilah Ayudia SalsabillaFahzanrendri21@gmail.comPriscila Bita Putri ManuhutuFahzanrendri21@gmail.comIntan Rahma Saridosen02419@unpam.ac.id<p>Optimalisasi Pemahaman Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 dan Penyesuaian Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) bagi Siswa/I SMK Letris Indonesia 1, yang berlokasi Di Jl. Jombang Raya No.39, Jombang, Kec. Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten 15414. Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 merupakan pilar penting dalam penerimaan negara, namun kompleksitas perhitungannya seringkali menjadi kendala bagi wajib pajak orang pribadi. Perubahan regulasi mengenai Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) serta pengenalan tarif efektif rata-rata (TER) terbaru menambah tantangan dalam pelaporan pajak yang akurat. Penelitian/Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman serta memberikan edukasi mengenai mekanisme perhitungan PPh 21 yang sesuai dengan aturan Direktorat Jenderal Pajak terbaru.</p> <p>Metode yang digunakan adalah Metode, misal: deskriptif kualitatif dengan teknik sosialisasi dan pendampingan/pelatihan perhitungan mandiri]. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan literasi perpajakan peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa sebagian besar subjek riset masih mengalami kekeliruan dalam menentukan kategori PTKP yang sesuai dengan status perkawinan dan tanggungan, yang berdampak pada kesalahan pemotongan pajak.</p>2026-06-11T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)https://www.mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1321Edukasi Undang-Undang Perlindungan Konsumen di Kalangan Milenial2026-06-13T15:23:41+00:00Evita Vibriana Wulandaridosen01602@unpam.ac.idHaryonodosen00961@unpam.ac.idSugeng Samiyonodosen01271@unpam.ac.id<p>Perkembangan ekonomi digital telah mendorong peningkatan transaksi melalui platform e-commerce dan layanan digital yang didominasi oleh generasi milenial. Namun, tingginya aktivitas transaksi digital belum diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai hak dan kewajiban konsumen sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Rendahnya literasi hukum menyebabkan banyak konsumen muda mengalami kerugian akibat ketidaksesuaian produk, penyalahgunaan data pribadi, klausula baku yang merugikan, serta berbagai praktik bisnis yang tidak transparan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum para santri Yayasan Al Kamilah Sawangan Depok mengenai perlindungan konsumen di era digital. Metode yang digunakan berupa penyuluhan, sosialisasi, diskusi interaktif, dan pendampingan terkait hak dan kewajiban konsumen, keamanan data pribadi, serta mekanisme penyelesaian sengketa konsumen. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai hak-hak konsumen, pentingnya literasi digital, serta kemampuan untuk mengenali dan menghindari praktik perdagangan yang merugikan. Program ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang lebih kritis, cerdas, dan berdaya dalam menghadapi berbagai tantangan transaksi digital sehingga tercipta ekosistem perdagangan yang lebih adil dan berkelanjutan.</p>2026-06-11T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)https://www.mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1323Pelatihan Customer Relationship Management Jenjang III Bidang Kewirausahaan Industri2026-06-14T23:00:28+00:00Abdul Azizaisyah10041993@gmail.comSiti Aisyah1aisyah10041993@gmail.comMuhammad Habibieaisyah10041993@gmail.comArifa Pratamiaisyah10041993@gmail.comRiadiaisyah10041993@gmail.com<p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam penerapan Customer Relationship Management (CRM) pada Jenjang III Bidang Kewirausahaan Industri di Universitas Potensi Utama. CRM merupakan salah satu strategi penting dalam dunia usaha yang berfokus pada pengelolaan hubungan pelanggan untuk meningkatkan kepuasan, loyalitas, dan keberlanjutan bisnis. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah, diskusi, studi kasus, dan simulasi praktik yang dirancang untuk memberikan pemahaman teoritis sekaligus pengalaman praktis kepada peserta. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar CRM, strategi membangun hubungan pelanggan, komunikasi bisnis yang efektif, pelayanan prima, penanganan keluhan konsumen, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan pelanggan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam memahami serta menerapkan konsep CRM pada aktivitas kewirausahaan. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelatihan dan semakin menyadari pentingnya menjaga hubungan baik dengan pelanggan sebagai faktor penentu keberhasilan usaha. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang profesional, kompetitif, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. Dengan demikian, pelatihan CRM dapat menjadi salah satu upaya strategis dalam mendukung pengembangan kewirausahaan industri yang berkelanjutan.</p>2026-06-15T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)https://www.mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1309Stop Pinjol Ilegal Edukasi Masyarakat Urban tentang Risiko Hutang Online dan Alternatif Keuangan Sehat 2026-06-06T13:01:28+00:00Intan Rahma Saridosen02419@unpam.ac.idSri Putri Winingrum W.Adosen02433@unpam.ac.idMuliyanidosen00576@unpam.ac.id<p>Meningkatnya penggunaan layanan pinjaman online (pinjol) di masyarakat urban memberikan kemudahan akses pembiayaan, namun juga memunculkan berbagai risiko, terutama akibat maraknya praktik pinjaman online ilegal. Rendahnya literasi keuangan dan tingginya kebutuhan konsumtif menjadi faktor yang mendorong masyarakat terjebak dalam hutang online dengan bunga tinggi, denda berlipat, serta ancaman penyalahgunaan data pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program edukasi "Stop Pinjol Ilegal" dalam meningkatkan pemahaman masyarakat urban mengenai risiko hutang online dan pentingnya alternatif keuangan yang sehat. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan pelaksanaan sosialisasi, penyuluhan, dan diskusi interaktif kepada peserta dari berbagai kelompok masyarakat perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan edukasi mampu meningkatkan pengetahuan peserta tentang ciri-ciri pinjol ilegal, dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkan, serta strategi pencegahan terhadap praktik pinjaman yang merugikan. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai alternatif keuangan sehat, seperti pengelolaan anggaran, budaya menabung, penggunaan layanan keuangan legal, dan perencanaan keuangan jangka panjang. Program edukasi ini terbukti berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan dan kesadaran masyarakat untuk mengambil keputusan finansial yang lebih bijak. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai risiko pinjaman online dan penguatan literasi keuangan perlu terus dilakukan guna menciptakan masyarakat yang lebih tangguh secara ekonomi.</p>2026-06-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)https://www.mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1311Hibridisasi Visual Kontemporer-Nuansa Lokal dalam Desain Kolase Digital Remaja sebagai Strategi Revitalisasi Identitas Budaya Maros2026-06-08T09:05:32+00:00Sukarman Bsukarmanb@unm.ac.idSri Riski Wulandarisri.riski.wulandarii@unm.ac.idBaso Indra Wijaya Azizbaso.indra.wa@unm.ac.idRahmat Kurniawanrahmat.kurniawan@unm.ac.idNurul Fadhillah S nurul.fadhillah@unm.ac.id<p>Kearifan lokal Maros, Sulawesi Selatan, memiliki kekayaan visual yang berpotensi besar untuk direvitalisasi melalui medium desain digital kontemporer. Namun, tanpa jembatan yang tepat antara estetika tradisional dan selera estetika generasi muda masa kini, potensi tersebut terancam kehilangan relevansi. Artikel ini memaparkan hasil analisis estetika dan proses penciptaan 30 karya desain kolase digital yang dihasilkan remaja di Kelurahan Bontoa, Kabupaten Maros, dalam rangka program pengabdian kepada masyarakat berbasis pelatihan. Karya-karya tersebut merupakan produk dari pelatihan teknik hibridisasi visual yang mengombinasikan gaya visual kontemporer Gen Z (Y2K, pop-art, scrapbook, Dadaism) dengan elemen identitas lokal Maros dan Sulawesi Selatan yaitu siluet perahu Jolloro', Aksara Lontara, baju adat, rumah adat, lanskap Karst Rammang-Rammang dan Leang-Leang, serta kupu-kupu Bantimurung. Analisis kualitatif terhadap 30 karya serta wawancara semi formal pra dan pasca pelatihan mengungkapkan bahwa, (1) elemen lokal yang paling banyak diintegrasikan adalah Aksara Lontara sebagai elemen tipografi, (2) siluet Jolloro', baju adat, rumah adat, kupu-kupu, dan karst sebagai elemen ikonik; (3) peserta secara spontan menunjukkan kreativitas tinggi dalam menafsirkan ulang elemen lokal ke dalam vokabuler visual kontemporer, memunculkan hibridisasi visual; (4) proses kreatif hibridisasi menghasilkan peningkatan signifikan rasa bangga peserta terhadap identitas budaya Maros. Temuan ini mengusulkan bahwa teknik kolase digital hibrida merupakan strategi efektif untuk mempertemukan warisan budaya dengan selera estetika kontemporer dalam ekosistem kreasi digital anak muda.</p>2026-06-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)https://www.mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1314Hutang Jadi Modal: Transformasi Korban Pinjol Menjadi Pengusaha Sukses melalui Koperasi Desa2026-06-11T15:56:26+00:00Endri Purnomodosen02645@unpam.ac.idAgus Sudiyatmokodosen00783@unpam.ac.idTito Sumarsonodosen02738@unpam.ac.id<p>Fenomena meningkatnya penggunaan pinjaman online (pinjol), khususnya pinjaman ilegal, telah menimbulkan berbagai permasalahan ekonomi dan sosial di masyarakat. Banyak masyarakat yang terjebak dalam lingkaran utang akibat rendahnya literasi keuangan, tingginya kebutuhan konsumtif, serta keterbatasan akses terhadap sumber pembiayaan yang sehat. Kondisi tersebut mendorong perlunya solusi yang tidak hanya berfokus pada penyelesaian utang, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Tujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya pinjaman online ilegal, memperkuat literasi keuangan, serta mendorong pemanfaatan koperasi desa sebagai sarana pembiayaan produktif dan pengembangan usaha mikro. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan keuangan, pengurangan ketergantungan terhadap pinjaman online, serta meningkatnya motivasi untuk memulai atau mengembangkan usaha melalui dukungan koperasi desa. Program ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat dan mendorong pertumbuhan usaha berbasis komunitas yang berkelanjutan.</p>2026-06-11T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)https://www.mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1316Peningkatan Literasi Keuangan bagi Siswa SMK sebagai Bekal Kemandirian Finansial di Era Digital2026-06-12T04:30:48+00:00Galih Rama Dafagalihramadafa@gmail.comDefi Junita Sarigalihramadafa@gmail.comIntan Kurniasihgalihramadafa@gmail.comSaripahgalihramadafa@gmail.comIntan Rahma Saridosen02419@unpam.ac.id<p>Literasi keuangan merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki oleh siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai bekal untuk menghadapi tantangan kemandirian finansial di era digital. Namun, tingkat literasi keuangan di kalangan siswa masih tergolong rendah, terutama dalam hal pengelolaan keuangan pribadi, pemanfaatan layanan keuangan digital, serta pengambilan keputusan finansial yang bijak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan literasi keuangan siswa SMK melalui edukasi yang interaktif dan aplikatif. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, serta simulasi pengelolaan keuangan berbasis kasus nyata yang relevan dengan kehidupan siswa. Materi yang diberikan mencakup perencanaan keuangan, menabung, investasi dasar, serta penggunaan layanan keuangan digital secara aman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep literasi keuangan serta perubahan sikap dalam mengelola keuangan secara lebih bijak dan terencana. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang lebih mandiri secara finansial dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi keuangan di era digital.</p>2026-06-11T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)https://www.mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1318Edukasi Perpajakan dan Pengenalan Coretax sebagai Upaya Meningkatkan Literasi Pajak pada Siswa SMK2026-06-12T09:11:16+00:00Trias Elki Febriyantotrias.febriyanto28@gmail.comArien Kurnianingrumtrias.febriyanto28@gmail.comRidho Maulanatrias.febriyanto28@gmail.comSela Kusnaenitrias.febriyanto28@gmail.comIntan Rahma Saridosen02419@unpam.ac.id<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi perpajakan melalui pengenalan Coretax System kepada siswa SMK Letris Indonesia 1 sebagai bekal awal dalam menghadapi dunia kerja maupun dunia usaha. Literasi pajak menjadi hal yang penting karena siswa SMK merupakan calon tenaga kerja dan wirausahawan yang nantinya akan berhadapan langsung dengan kewajiban perpajakan. Namun, masih banyak siswa yang memiliki pemahaman terbatas mengenai fungsi pajak, jenis pajak, serta perkembangan sistem administrasi perpajakan digital. Melalui kegiatan edukasi perpajakan ini, materi yang disampaikan meliputi pengertian pajak berdasarkan UU No. 28 Tahun 2007, fungsi dan manfaat pajak, jenis-jenis pajak di Indonesia, serta pengenalan Coretax sebagai sistem inti administrasi perpajakan yang terintegrasi, otomatis, dan ramah pengguna. Metode yang digunakan adalah metode langsung melalui penyuluhan tatap muka yang dikombinasikan dengan game interaktif menggunakan platform Kahoot! untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa. Kegiatan ini dilaksanakan melalui presentasi materi, diskusi, tanya jawab, serta evaluasi pemahaman peserta melalui kuis interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya pajak dan pemanfaatan Coretax System dalam mendukung kemudahan administrasi perpajakan secara digital. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa SMK dapat menjadi generasi yang lebih sadar pajak, siap menghadapi dunia kerja, serta memiliki pemahaman yang baik terhadap transformasi digital perpajakan di Indonesia.</p>2026-06-11T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)https://www.mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1320Sosialisasi Bahaya Perilaku Korupsi dan Peran Pelajar dalam Upaya Pencegahannya2026-06-12T12:23:31+00:00Evita Vibriana Wulandaridosen01602@unpam.ac.idHaryonodosen00961@unpam.ac.idSugeng Samiyonodosen01271@unpam.ac.id<p>Korupsi merupakan permasalahan sistemik yang berdampak luas terhadap pembangunan ekonomi, sosial, dan kualitas tata kelola pemerintahan di Indonesia. Upaya pemberantasan korupsi tidak hanya dapat dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga memerlukan strategi preventif melalui pendidikan antikorupsi sejak dini. Pelajar sebagai generasi penerus bangsa memiliki peran penting dalam membangun budaya integritas dan mencegah berkembangnya perilaku koruptif di masa depan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelajar mengenai bahaya korupsi, menumbuhkan kesadaran terhadap bentuk-bentuk perilaku koruptif yang sering terjadi di lingkungan sekolah, serta mendorong peran aktif pelajar sebagai agen perubahan antikorupsi. Kegiatan dilaksanakan di Yayasan Al Kamilah Sawangan, Depok, Jawa Barat dengan metode penyuluhan, diskusi interaktif, dan pendampingan edukatif kepada santriwan dan santriwati. Materi yang diberikan meliputi pengertian korupsi, jenis-jenis korupsi, dampak korupsi bagi masyarakat dan negara, nilai-nilai integritas, serta peran pelajar dalam upaya pencegahan korupsi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai bahaya korupsi serta pentingnya penerapan nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter antikorupsi pada pelajar sehingga mampu menjadi pelopor budaya integritas di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.</p>2026-06-11T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)https://www.mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1322Sustainable Financial Hero: Mencetak Generasi Cerdas Finansial yang Peduli Lingkungan melalui Edukasi Menabung Sejak Dini dan Membedakan Kebutuhan vs Keinginan pada Anak-anak SD Negeri Ciasihan 012026-06-13T15:45:40+00:00Zaskiya Dwi Putriwhoskiyy02@gmail.comAfida Gian Ramadaniafida612@gmail.comAnin Naya Rama Darmawananinnayaramadarmawan@gmail.comAnggita Rizqianggitarizqi12@gmail.com<p>Literasi keuangan merupakan kemampuan penting yang perlu ditanamkan sejak usia dini untuk membentuk perilaku keuangan yang sehat di masa depan. Namun, masih banyak anak usia sekolah dasar yang belum memahami pentingnya menabung serta belum mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, rendahnya kesadaran lingkungan juga menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian dalam proses pendidikan karakter anak. Kegiatan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SD Negeri Ciasihan 01 mengenai pentingnya menabung sejak dini, kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, serta menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui konsep Sustainable Financial Hero. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, permainan edukatif, diskusi interaktif, dan pembuatan celengan ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan pemahaman mengenai manfaat menabung, mampu mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan dengan lebih baik, serta memahami hubungan antara perilaku hemat dengan upaya menjaga lingkungan. Program ini memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter finansial dan lingkungan pada siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, edukasi keuangan dan lingkungan sejak dini perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk menciptakan generasi yang cerdas finansial, bertanggung jawab, dan peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.</p>2026-06-11T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)https://www.mand-ycmm.org/index.php/jpmm/article/view/1324Gerakan Bye-bye Plastic Bags dan Program Bank Sampah dalam Mendukung Ekonomi Hijau2026-06-19T05:15:41+00:00Saut Maruli Tua Pandiangansautpandiangan@rocketmail.comHeru Sutapaherusutapa@uniska-kediri.ac.idNurul Sailanurul.saila.2013.2@upm.ac.idImaduddin Bahtiar Efendiimaduddin@unim.ac.idMusran Munizum3.feunhas@gmail.com<p>Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan sosialisasi mengenai gerakan <em>bye-bye plastic bags</em> dan program bank sampah dalam mendukung ekonomi hijau. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dijalankan dengan pendekatan sosialisasi. Target pengabdian kepada masyarakat ini adalah masyarakat Indonesia yang perduli lingkungan hidup dan yang tidak perduli lingkungan hidup agar tersadarkan untuk melakukan gerakan <em>bye-bye plastic bags</em> dan program bank sampah dalam mendukung ekonomi hijau. Untuk mendukung penyampaian bahan sosialisasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dibutuhkan data sekunder seperti data pemerintah, buku-buku, dan artikel jurnal terkait. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa gerakan <em>bye-bye plastic bags</em> dan program bank sampah adalah manifestasi nyata bahwa menjaga lingkungan tidak selalu berarti mengerem pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, keduanya membuktikan bahwa dengan inovasi sosial dan partisipasi aktif masyarakat, kelestarian lingkungan dapat berjalan selaras dengan penciptaan nilai ekonomi yang berkelanjutan dan mendukung ekonomi hijau.</p>2026-06-19T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri (JPMM)