Edukasi Breastcare dan Pijat Oksitosin Diiringi Murottal melalui Media Booklet untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Post Partum Tentang Produksi Asi di Rsud Ir. Soekarno Sukoharjo
DOI:
https://doi.org/10.55642/jpmm.v4i02.1363Keywords:
Breastcare, Pijat Oksitosin, Murottal, ASI, Ibu Postpartum, Edukasi KesehatanAbstract
Produksi Air Susu Ibu (ASI) yang belum mencapai kondisi optimal pada periode postpartum merupakan permasalahan yang umum terjadi pada ibu nifas dan dapat mempengaruhi keberasilan pemberian ASI Eksklusif. Kondisi psikologis ibu, kurangnya pengetahuan, serta minimnya keterampilan dalam melakukan perawatan payudara menjadi faktor yang memengaruhi keberhasilan menyusui. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu post partum serta keluarga mengenai breastcare, pijat oksitosin, dan terapi murottal sebagai upaya meningkatkan produksi ASI melalui media booklet. Metode kegiatan menggunakan pendekatan edukatif berupa ceramah, demonstrasi, diskusi interaktif, serta pemberian booklet edukasi. Kegiatan dilaksanakan di Bangsal Bougenville RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo pada tanggal 5 Maret 2026 dengan melibatkan 6 peserta yang terdiri dari ibu post partum dan keluarga pasien. Efektivitas kegiatan dievauasi menggunakan pre-test dan post-test sebagai instrument untuk mengidentifikasi perubahan ingkat pengetahuan peserta. Hasi menunjukkan bahwa intervensi edukasi memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan pengetahuan, yang terlihat dari peningkatan jumlah peserta dengan kategori pengetahuan dari 16,67% sebelum dilakukan edukasi menjadi 87% setelah edukasi dilaksanakan. Peserta juga mampu mendemonstrasikan teknik breastcare dan pijat oksitosin secara mandiri. Media booklet terbukti efektif membantu peserta memahami materi karena bersifat sederhana, menarik, dan mudah dipelajari kembali di rumah. Kombinasi edukasi breastcare, pijat oksitosin, dan terapi murottal dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman ibu postpartum mengenai upaya peningkatan produksi ASI. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilakukan secara berkala sebagai bagian dari promosi kesehatan maternitas di rumah sakit.









